Kasih…
Hanya ku ingin pinta
Jangan kau larut dalam,
Indah lukisan kata
Kau kan terjebak
Dalam semu, Fata-morgana
Ada… namun tiada
Bahasaku hanyalah
Untaian kata sederhana
Bukan asli pujangga
Kau tak kan dapatkan
Ungkapan sekelas Kahlil Gibran
Aku menjadi aku
Bukan ku tak mampu,
Hanya ku tak mau,
Memujamu, hanya sebatas kata
Yang ku tau…
Itu hanyalah, bunga kata
Tinggi, melambung
Menembus batas angan
Apa yang ada, di dalam dada
Disini, cinta datang
Disana, cinta hidup
Bersama rindu
Dan kasih sayang
Yang kuharapkan
Itu adalah…dadamu
Juga…dadaku
Tinggalah dihatiku
Aku pasti mencintaimu
Selalu, selamanya
Tatapan Matamu
Mata mu adalah mata yang paling indah yang pernah ku lihat
Sinar matamu membuat hati ku menjadi tenang
Tatapan mata mu mampu menembus dinding serta relung hatiku
Sorot matamu mampu mengalihkan setiap pandangan ku
Mata mu membuat ku merasakan sesuatu
Sesuatu yang tak dapat ku ungkapkan dengan kata
Hanya dengan selembar kertas dan sebuah tinta hitam
Ku mampu untuk mengungkapkan segala rasa yang ada di dalam hati ku
Ketika Cinta Menyapa
seketika
sesaat setelah kau lemparkan senyum itu
melesat dan menancap tepat di jantung hatiku
dan aku pun terdiam
tak kuasa
tak berdaya
seperti kupu kupu di taman bunga
derai rambutmu menebar aroma cinta
membiusku dalam lamunan
yang berujung pada kekaguman jiwa
lewat kedua bola matamu
yang kurasa begitu indah
Cinta Pertama
masa-masa itu datang juga dalam hidupku
saat pertama kali aku melihatmu dengan perasaan yang berbeda
rambutmu
suaramu
membuatku merasa beruntung dilahirkan sebagai lelaki
yang membuat orang rela mati untuknya
yang membuat orang rela minum racun serangga
yang membuat kisah Romeo & Juliette abadi
Jatuh cinta berbeda dengan jatuh dari pohon mangga
jatuh cinta tidak sama dengan jatuh dari sepeda
jatuh hati tidak seperti jatuh saat berlari.
Mencoba Mencintai
Ku coba untuk mencintai dan menyayangi dirimu
Tapi hasrat hati, itu tak mungkin
Ku coba berusaha meyakinkan diriku
Ku coba tuk bertahan dan terus bertahan
Mempertahankan cinta yang kau beri
Namun, aku gagal
Maafkan aku
Bukan ku tak mampu berbagi denganmu
Akupun ingin berbagi denganmu
Berbagi cerita cinta dan kasih sayang
Entah mengapa bibir ini berat tuk berkata
Apalah arti diriku
Aku hanyalah manusia biasa
Yang tak mampu memberi tahta
Serta kebahagiaan dihatimu
Bukanlah niat hati
Tuk menyakiti dan mngecewakanmu
Namun, ku harap kau mengerti
aku tidak terlalu pantas bagimu
Cinta Itu Anugerah
Semua pasti terasa berbeda
Kamu itu bikin dunia bisa tertawa
Ha..ha..ha..!
Di dirimu ada canda, tawa yang segarkan suasana
Demian bilang..kamu itu…sempurna
Jadi..jangan salahkan aku
Jika hati ini runtuh…terjatuh, gara-gara kamu
Atau mengharapkanmu, selagi bisa
Kamu yang bikin jantungku berdegup kencang
Kamu yang tlah membawa cerita cinta dihatiku
Kamu yang akhirnya memberi arti dihidupku
Kamu itu bidadari…yang turun dari khayangan
Buat nemenin aku..kini dan selamanya
Tuhan…nikmatmu tak pernah mendustakan
Meski kadang datang dengan semua keajaiban
Larut sujud hamba atas segala
Kebesaran dan keagunganmu…Tuhan
Rasa Rindu ku
merengkuh rasa takut tanpa perlu susut
ku terdiam dan terbangun dari ilusi
namun aku tak memilih untuk pergi
disaat aku merasakan kesepian
aku merindukan mu ketika
aku terbangun dari ilusi ku
aku merindukanmu ketika
aku teringat akan sapa lembut mu
Akhir Penantian
Sungguh aku tak menduga
S’lama ini, kau hanya membuat luka
Dalam sanubari ku
Telah sekian lama aku menunggu
Namun, apa yang aku rasakan
Setelah aku bertemu dengan mu
Hanya luka yang ada dalam hatiku
Kau hanyalah menggoreskan luka dihatiku
Sungguh aku tak menduga
Begitu tajam hatimu padaku
Siapa sebenarnya dirimu
Ku tak akan lagi menantimu
Biarlah cintaku hilang bersama kenangan lalu
Janganlah kau hampiri ku lagi
Bila cintamu bukanlah untukku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar